Tampilkan postingan dengan label browser. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label browser. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juni 2011

Pencarian Baru Google Temukan Semua Kesukaan Pengguna


"What do you love?," tanya Google saat kita mengunjungi layanan pencarian yang beralamat di wdyl.com. Situs baru milik raksasa internet ini akan membantu pengguna menemukan semua hal yang disukai pengguna dalam satu halaman.

Ya, ini adalah mesin pencarian baru. Fungsinya, seperti dilansir Tech Crunch dan dikutip detikINET, Kamis (30/6/2011), menghadirkan satu paket beragam informasi mengenai sebuah topik yang diminati pengguna.

Tampilan wdyl.com tampak sederhana, berciri khas mesin pencarian Google. Di atas kotak pencarian terdapat tulisan "What do you love?". Uniknya, tombol 'enter' di sebelah kotak pencarian tampak manis berbentuk hati.

Setelah pengguna memasukkan kata kunci pencarian, wdyl.com akan menampilkan hasil pencarian di 20 widget berisi berbagai jenis pencarian di produk Google seperti news, YouTube, Picasa, blog dan lain-lain.

Misalnya, ketika memasukkan kata kunci pencarian 'chocolate' atau coklat, hasil pencarian akan menampilkan widget yang memudahkan kita mengklik link video tentang coklat di YouTube, menemukan buku tentang coklat, berdiskusi tentang coklat, membuat album foto berhubungan dengan coklat di Picasa dan sebagainya.

Google tidak memperkenalkan atau mengiklankan kehadiran situs ini secara resmi ke publik. Keberadaan wdyl.com pertama kali dilaporkan TechCrunch sehingga kemudian banyak orang yang mengetahuinya.

Rabu, 29 Juni 2011

Google Beri Nuansa Baru di Homepage


screenshot

Pengguna Google, ada sesuatu yang baru pada mesin pencarian Anda. Tidak banyak yang menyadari, pekan ini Google memberikan nuansa baru pada tampilan homepage-nya. Apa itu?

Silakan langsung cek saja ke alamat situs raksasa pencarian internet ini. Jika dilihat sekilas mungkin tak terlihat perbedaan, namun coba amati lebih seksama.

Logo Google di homepage baru berukuran lebih kecil. Digital Creative Director Google Chris Wiggins menyebutkan tampilan yang baru dibuat agar mengedepankan tiga prinsip yakni fokus, elastisitas dan kemudahan.

"Meski perubahan sederhana, seperti menggunakan warna yang lebih tebal untuk tombol-tombol tertentu, atau menyembunyikan tombol navigasi kecuali bila benar-benar diperlukan, akan membantu Anda lebih fokus hanya pada yang Anda inginkan saat itu," kata Wiggins.

Dikunjungi detikINET, Rabu (29/6/2011), bagian atas homepage Google.com, yakni bar yang menampilkan web, images, videos, maps, news, shopping, mail dan more tampak diberi warna hitam. Perubahan ini memudahkan pengguna melihat menu-menu tersebut dan seolah memisahkannya dengan kotak pencarian Google yang berada di bawahnya.

Sedikit berbeda ketika mengakses Google.co.id versi berbahasa Indonesia, bar yang terletak bagian atas homepage tidak dibedakan dengan warna hitam, sehingga tombol-tombol menu di bar tersebut tidak tampak mencuri perhatian.

Yang menarik, di homepage Google tersedia juga opsi change background image yang terletak pada sebelah kiri atau kanan bawah halaman. Fitur ini sebenarnya sudah ada sejak Juli tahun lalu, namun sepertinya baru sekarang Google memungkinkan ketersediaannya secara global.

Saat dicoba detikINET, baik di Google.com maupun Google.co.id sudah bisa mengganti latar gambar sesuai keinginan pemiliknya. Bahkan, Anda juga bisa menggunakan foto koleksi pribadi untuk menjadi gambar latar homepage Google.

Sepertinya, cara ini digunakan Google agar tidak kalah saing dengan mesin pencarian milik Microsoft, Bing. Seperti kita tahu, tampilan Bing lebih beragam dan menarik ketimbang Google yang tampak minimalis dan itu-itu saja.

Selasa, 28 Juni 2011

Firefox 4 Unjuk Gigi di Depan Komunitas TI Surabaya


Surabaya - Geliat Mozilla Firefox 4 Launch Party terus dikampanyekan di Indonesia, kali ini sasarannya adalah Surabaya. Tiga orang enginer asal Amerika Serikat pun turut diterjunkan guna memamerkan kemampuan browser terbaru 'si rubah api' ini.

Ketiga enginer Firefox tersebut adalah David Anderson, David Mandelin dan Joshua Aas, yang tentu saja disambut hangat oleh sekitar 200 audiens yang berasal dari berbagai komunitas TI Surabaya.

"Pengguna Mozilla Firefox di Indonesia cukup banyak, boleh dibilang mencapai 5 besar di dunia," kata Yofie Setiawan, perwakilan dari Mozilla Indonesia saat turut menghadiri launching Mozilla Firefox 4 di BG Junction Mall.

Mozilla Firefox 4 ini diketahui memiliki tampilan yang minimalis, simple namun sistem pengamanannya tak kalah canggih dengan seri sebelumnya, Firefox 3.5.

Meski baru dilaunching, beberapa komunitas TI pastinya telah menjajal kemampuan browser baru ini. Salah satunya Benny, mahasiswa Universitas Surabaya yang sejak dua bulan lalu telah menikmatinya.

"Tampilannya minimalis dan simple banget. Tapi yang lebih penting, akses browsingnya seperti hitungan detik," kata Benny.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, performa the TraceMonkey java script milik Firefox 4 ini lebih cepat dibanding Firefox 3.5. Begitu pula bila dibandingkan dengan java script milik Firefox 2, browser terbaru ini dapat memproses 10 kali lebih cepat.

Presentasi Firefox 4 malam ini rupanya cukup membuat para tamu berkesan. Pasalnya, audiens yang hadir dari komunitas Ubuntu Surabaya, speedyholic, openSUSE Surabaya TPC, Surabaya Twitter User Group, Kaskus Regional Surabaya, Pecinta IT SMA 11 dan DetikSurabaya Comunity tersebut tak ada yang ingin lebih dulu meninggalkan tempat. Mereka justru terlihat semakin berkumpul dan berdiskusi usai acara.

Opera 11.50 Lepas Landas


Jakarta - Opera resmi melepas browser desktop terbaru mereka Opera 11.50. Browser dengan codename Swordfish itu pun siap menantang para penguasa macam Internet Explorer, Firefox, dan Google Chrome.

Jan Standal, Vice President Products Desktop Opera mengatakan, versi terbaru dari browser Opera ini tampil dengan desain lebih segar dan mudah dalam penggunaannya.

"Kami sangat bersemangat menyambut produk ini dan menyampaikannya ke pengguna," ujarnya, ketika berbincang dengan detikINET lewat sambungan telepon langsung dari kantor pusat Opera di Oslo, Norwegia.

Opera 11.50 dikatakan hadir dengan pembenahan ribuan bugs dan peningkatan mesin core rendering menjadi versi terbaru. Opera juga memasukkan mesin software grafis dengan rendering CSS dan SVG yang lebih cepat. Alhasil, Swordfish digadang-gadang sebagai browser Opera tercepat dan terstabil dari versi yang pernah ada.

"Perbedaan kecepatannya bisa mencapai 15%-20% dibandingkan versi sebelumnya. Tentu ini cukup signifikan, karena lebih cepat dalam melakukan rendering pada gambar dan konten dinamis," tukasnya.

Keberadaan dukungan terhadap HTML5 juga tak bisa dilewatkan begitu saja, terutama bagi para developer.

"Berani untuk membuat tangan Anda kotor dengan hal baru di HTML5? Hal ini tercakup di dalamnya. Opera 11.50 menambahkan 'Session History and Navigation', W3C File API, daftar kelas dan element waktu pada dukungan HTML5 kami yang terkini," lanjut Opera.

Salah satu fitur yang dijagokan Opera 11.50 adalah fitur speed dial (panggilan cepat). Dimana Anda akan mendapatkan tampilan sosial media, koleksi kutipan yang inspirasional, kondisi cuaca terkini, berita terkini, skor terakhir pertandingan favorit Anda, dan masih banyak lagi.

Ekstensi Speed Dial Detikcom pun dapat diunduh dan ditambahkan pada halaman speed dial Anda. Sehingga nantinya Anda dapat melihat berita utama dan terkini hanya dengan membuka halaman Speed Dial tersebut.

Penasaran ingin mencoba? Sambangi saja situs Opera untuk mengunduh browser ini di OS Windows, Mac dan Linux secara cuma-cuma.