Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Juni 2011

Huawei Usung Tablet Android Honeycomb 3.2


MediaPad 
Beredar rumor, Huawei segera merilis tablet berukuran 7 inch. Kabarnya tablet bernama Huawei MediaPad ini bakal menggunakan OS Android Honeycomb 3.2.

Jika benar adanya, maka tablet besutan produsen asal China tersebut menjadi tablet pertama dengan OS lanjutan Honeycomb 3.1.

Seperti dikutip detikINET dari phonearena, Senin (20/6/2011), Huawei menjelaskan bahwa Honeycomb 3.2 sangat identik dengan Honeycomb 3.1. Namun OS ini lebih dioptimalkan bagi tablet 7 inch.

Tablet bernama MediaPad ini memiliki fitur IPS screen dengan resolusi 1280 x 800 pixel. Selain itu MediaPad memiliki prosesor dual-core sebesar 1,2 Ghz. Dengan spesifikasi tersebut, tablet ini bakal berjalan mulus saat digunakan untuk menikmati konten video full HD 1080p.

Urusan konektivitas, tablet ini sudah mendukung HSPA+ (14,4 Mbps downlink), Wifi, Bluetooth, GPS, HDMI, dan storage internal 8 GB. MediaPad masih dilengkapi kamera 5 megapixel (belakang) dan 1,3 megapixel (depan). MediaPad dikabarkan bakal hadir kuartal tiga 2011. 


Galaxy S II Plus Pakai Prosesor Dual Core 1,4 GHz?


Jakarta - Samsung Galaxy S II disebut-sebut sebagai salah satu handset Android paling powerful saat ini. Namun Samsung agaknya belum puas dan dikabarkan akan menambah kekuatan prosesornya dalam seri Galaxy S II Plus.

Laporan dari media Pop Herald mengklaim S II Plus memakai prosesor dual core 1,4 GHz, lebih tinggi dari versi saat ini yang mengandalkan prosesor dual core 1,2 GHz. Bisa dibayangkan bagaimana performa handset ini jika benar hadir nanti.

Seperti dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Selasa (28/6/2011), spesifikasi Galaxy S II Plus kurang lebih sama saja dengan Galaxy S II. Jadi peningkatan agaknya hanya di sektor prosesor.

Konon, kehadiran Galaxy S Plus adalah untuk mengantisipasi Apple iPhone 5. iPhone 5 diprediksi hadir bulan September mendatang sehingga Galaxy S II Plus kemungkinan juga tak berjauhan rilisnya.

Namun alasan tersebut diragukan karena dengan modal Galaxy S II pun, spesifikasi iPhone 5 kemungkinan besar masih kalah. Belum ada konfirmasi pula dari Samsung mengenai eksistensi Galaxy S II Plus.

Popularitas Android Bangkitkan Era Buku Digital


Jakarta - Pertumbuhan sistem operasi dan perangkat Android yang cukup tinggi menjadi pemicu pertumbuhan konten buku-buku digital di Indonesia. OS besutan Google itu bahkan dinilai lebih merangkul semua kalangan dibanding kompetitornya.



Fenomena ini pun dimanfaatkan oleh PT Informotics Digital Persada yang siap menyulap buku produk para penerbit menjadi eBook.

Kepada detikINET, Ardiansyah selaku CEO Informotics mengatakan bahwa pihaknya segera menyiapkan 'mall digital', agar para pembaca langsung bisa membeli kumpulan buku digital yang tersedia.

Mall atau kedai buku digital ini tentunya tidak merepotkan para pembaca untuk masalah registrasi dan pembelian. Bagi sebagian orang, membeli buku di iPad dengan harga dolar terkadang membuat malas. Hal ini yang membuat pertumbuhan konten buku digital kurang melesat.

Tetapi dengan hadirnya platform Android, diharapkan bisa lebih menjangkau semua kalangan. Ardiansyah menilai Android sangat pas sebagai pemicu pertumbuhan konten buku digital.

"Sangat bagus, kuncinya adalah platform matang dan banyak konten buku tablet menjawab tantangan masyarakat digital. Harapan kita memenuhi aplikasi itu," paparnya ketika dihubungi detikINET, Rabu (22/6/2011).


Operator Menjadi Kunci

Sejalan dengan itu, ia menambahkan bahwa salah satu pemegang peran penting dalam pertumbuhan eBook adalah operator. Pihaknya saat ini sedang melakukan penjajakan dengan dua operator besar terkait model bisnis yang digunakan.

Nantinya para pembeli eBook akan langsung mendapat akses ke toko aplikasi via tablet Android yang dipasarkan. Akan ada tiga model pembayaran yang langsung dipotong dari pulsa konsumen.

"Yang pertama adalah pay for download, kemudian model langganan unlimited mulai dari harian, mingguan, dan bulanan, dan yang terakhir adalah quota based tergantung berapa jumlah data yang diunduh," lanjut bos Informotics tersebut.

Buku-buku digital tersebut akan diproduksi dalam format .ePub atau .Pdf. Sebuah buku kira-kira memiliki ukuran antara 500kb sampai 2 MB. Setelah berfokus ke Android, Informotics berencana menjajah pasar iPad, baru setelah itu BlackBerry PlayBook

Tablet Android Archos Usung Prosesor 1,5 GHz Dual Core


Jakarta - Archos merilis komputer tablet berbasis Android dengan prosesor yang mungkin paling kuat saat ini. Vendor teknologi asal Perancis itu menyertakan prosesor dual core 1,5 GHz OMAP 4 (ARM Cortex A9) .

 

Lini Archos G9 ini juga memiliki versi yang memakai hardisk Nvidia yang disebut-sebut terbesar kapasitasnya di ranah tablet, yakni 250GB. Sedangkan sistem operasinya sudah Android Honeycomb versi 3.1.

Terdapat dua pilihan tablet G9, yakni Archos 80 G9 dengan bentang layar 8 inch dan Archos 101 G9 yang ukuran layarnya 10 inch. Fitur-fiturnya antara lain Wi Fi, GPS, port USB dan kemampuan merekam video High Definition (HD). Sayang belum disebut berapa RAM tablet ini.

Asyiknya, keduanya bakal dijual dengan harga cukup terjangkau. Archos G9 80 dijual mulai USD 279 dan Archos 101 mulai USD 349.

Kedua produk tablet tersebut rencananya akan dipasarkan mulai September 2011 di sejumlah negara. Demikian seperti dilansir BussinesInsider dan dikutip detikINET, Senin (27/6/2011).

500 Ribu Perangkat Android Lahir Setiap Hari




Geliat Android kian meraksasa. Data terbaru yang diungkap Google melaporkan ada lebih dari 500 ribu unit perangkat Android yang diaktifkan setiap harinya.

Data tersebut diungkap Chief of Google Mobile Andy Rubin. Dikutip detikINET dari Ars Technica, Rabu (29/6/2011), Rubin mengatakan, lonjakan pertumbuhan aktivasi Android mencapai 4,4% setiap minggunya.

Jumlah setengah juta unit perangkat tersebut lebih besar dari apa yang diungkap Google pada perhelatan Google I/O di awal tahun 2011 lalu. Kala itu, Android 'cuma' lahir di kisaran angka 400 ribu unit per hari.

Sementara jika ditarik lagi ke belakang atau tepatnya pada akhir tahun 2010, jumlah Android yang diaktifkan setiap harinya masih berada di angka 300 ribu unit.

Artinya, Google sukses melebarkan sayap sistem operasi Android di perangkat mobile. Hal ini tercermin dari pertumbuhan konstan perangkat yang menggunakan OS robot hijau tersebut.

Tak bisa dipungkiri, popularitas Android kian melonjak lantaran dukungan pol-polan para vendor perangkat genggam kepada OS mobile tersebut.

Nama-nama besar mulai dari Samsung, LG, HTC, Huawei, ZTE, dan lainnya seakan berlomba-lomba untuk menghadirkan ponsel Android terbaru.

Hal inilah yang membuat Google Android kuat dalam menghadapi persaingannya dengan Nokia, BlackBerry, dan iPhone di jagad ponsel.

Selasa, 28 Juni 2011

Google Nexus 3 Disebut Nexus Prime


Jakarta - Kabar kedatangan generasi ketiga lanjutan ponsel Nexus Google telah berhembus. Konon ponsel ber-OS Android Ice Cream Sandwich ini bakal disebut Nexus Prime.

Nexus Prime nantinya akan menggantikan posisi Google Nexus S besutan Samsung. Sama seperti Nexus S, Nexus Prime masih berasal dari manufaktur Samsung.

Seperti data yang didapat detikINET dari Boys Genius Report, Selasa (28/6/2011), ponsel ini bakal dilengkapi Super AMOLED display HD (720p), dengan prosesor OMAP4460.

Spesifikasi lainnya termasuk 1GB RAM, 1080p rekaman video dan playback, serta dua buah kamera. Kamera belakang beresolusi 5 megapixel dan kamera depan 1 megapixel.

Kemungkinan besar, Nexus 4G memakai Android 4.0 atau Ice Cream Sandwidch dan akan menjadi standar bagi ponsel Android 4.0 lainnya. Sebagai ponsel besutan Google, memang Nexus selalu mendapat keistimewaan dalam implementasi software Android.

Dengan ini, setidaknya Google tampak masih mempercayai Samsung sebagai produsen ponsel Android papan atas dunia. Diprediksi ponsel ini akan beredar pada kuartal IV 2011. Google dan Samsung menolak memberi informasi lebih lanjut mengenai detail spesifikasi.

Sony Ericsson Siapkan Android Dual Core?

Jakarta - Sony Ericsson adalah salah satu nama besar di industri ponsel yang belum merilis handset dengan prosesor dual core. Namun sebuah bocoran foto menampakkan handset yang diklaim sebagai ponsel Android dual core besutan vendor Jepang-Swedia itu.



Jagat smartphone memang sudah dimasuki handset dengan prosesor otak ganda, yang bahkan sering dijuluki ponsel super. Sebut saja nama-nama seperti Samsung Galaxy S II, HTC Sensation, LG Optimus 2X ataupun Motorola Atrix.

Nah, bisa jadi handset yang satu ini adalah jawaban dari Sony Ericsson untuk menyaingi nama-nama tersebut. Konon seperti detikINET kutip dari Phone Arena, Sabtu (18/6/2011), namanya kala diluncurkan nanti adalah Xperia Duo.

Jika bocoran gambar yang tampil di atas bukanlah rekayasa, berarti layar di Xperia Duo berukuran agak jumbo. Bentuknya cukup modis meski tombol navigasinya berukuran cukup kecil.

Sayangnya, belum ada bocoran apapun mengenai spesifikasi handset ini. Belum ada konfirmasi pula dari Sony Ericsson. Namun kemungkinan besar, mereka memang sedang menggarap ponsel dual core agar tetap bertaji di persaingan pasar smartphone.